Kokeshimodern. Kokeshi (こけし, 小芥子), adalah boneka Jepang kayu sederhana tanpa lengan aau kaki yang telah dibuat selama lebih dari 150 tahun sebagai mainan untuk anak-anak. Bermula dari wilayah timur laut ( Tōhoku-chihō) di Jepang, boneka tersebut adalah karya buatan tangan yang terbuat dari kayu. Biasanya, boneka identik dengan anak-anak. Hal ini tidak sepenuhnya salah, tetapi jika Anda ingin menilik boneka yang indah dan bercita rasa seni tinggi, boneka tradisional Jepang bisa jadi pilihan. Lihat saja deretan boneka khas Jepang berikut ini yang bisa menarik perhatian Anda. Daftar isi Jepang Memiliki Banyak Boneka Tradisional dengan Berbagai Macam Makna dan Sejarah Serba-serbi Mengenai Boneka di Jepang 10 Rekomendasi Boneka Tradisional Jepang Baca juga 9 Boneka Beruang yang Bisa Menjadi Kado Klasik untuk Momen Spesial Anda Pencinta Boneka? Ini Dia 10+ Boneka Kucing Lucu dan Menggemaskan yang Cocok Dijadikan Hadiah Cari Hadiah yang Mengesankan? Berikut 30 Rekomendasi Boneka Imut di Bawah 100 Ribuan yang Direkomendasikan Para Ahli 30 Rekomendasi Boneka Bagi Fans Berat Mickey Mouse, dari Para Ahli Boneka 2023 Jepang Memiliki Banyak Boneka Tradisional dengan Berbagai Macam Makna dan Sejarah Jepang punya banyak boneka tradisional yang menyimpang cerita sejarah tersendiri. Bukan hanya sekedar pajangan atau suvenir, boneka ini menjadi simbol harapan yang sering digunakan pada upacara tradisional. Meski di zaman modern ini Jepang sudah menciptakan boneka yang lebih canggih, boneka tradisional masih mampu bertahan lho. Boneka ini sangat bagus sebagai hiasan untuk interior rumah. Serba-serbi Mengenai Boneka di Jepang Tidak cuma unik, boneka tradisional Jepang punya cerita seru dan ciri khas yang akan menggoda para kolekor boneka. Apa saja? Dijadikan Suvenir atau Oleh-oleh Boneka jepang menjadi pilihan suvenir yang banyak diminati wisatawan. Jangan lupa untuk menyesuaikan dengan bujet Anda, ya. Ada banyak macam suvenir yang bisa dibeli di Jepang yang menandakan ciri khas negara itu, salah satunya adalah boneka tradisionalnya. Anda bisa menemukannya di sepanjang pusat perbelanjaan di Jepang, tentunya dengan harga yang berbeda tergantung dari model dan kualitas. Terkadang Berbau Mistis Selain bentuknya yang unik, boneka jepang memiliki arti dan sejarah tersendiri, meski terkadang sering dikaitkan dengan hal-hal mistis. Boneka jepang tidak selalu berbau mistis. Pada zaman Edo, misalnya, boneka adalah pemberian berharga yang ditujukan khusus untuk para bangsawan. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa boneka di Jepang memang memiliki misteri yang kadang tidak bisa diterima oleh akal sehat. Sudah Dilestarikan Lebih dari Tahun Boneka tradisional di Jepang merupakan simbol kepercayaan. Ada boneka yang digunakan untuk mencegah hujan turun, ada pula boneka yang dipercaya membawa keberuntungan dan membantu pemiliknya meraih cita-cita. Boneka ini juga dilestarikan selama lebih dari 10 tahun, salah satunya adalah boneka Hina Ningyo yang sangat cantik dan membuat Anda membayangkan kehidupan di istana Jepang. Terdapat Festival Boneka Salah satu festival yang unik di Jepang adalah festival boneka yang diperingati setiap tanggal 3 Maret. Pada hari ini semua orang berdoa untuk kebahagiaan bagi setiap anak perempuan di Jepang, sekaligus diperingati sebagai musim bunga persik. Keluarga yang memiliki anak perempuan akan memajang satu set boneka Hina Ningyo yang menggambarkan suasana upacara pernikahan tradisional di Jepang, yang terdiri dari kaisar, permaisuri, dan puteri istana 10 Rekomendasi Boneka Tradisional Jepang Salah satu yang menjadikan boneka tradisional Jepang terlihat spesial adalah oufit atau busana yang dipakaikan. Tidak cuma cantik, boneka tradisional Jepang juga bernilai seni tinggi sehingga tidak heran jika beberapa jenisnya dibanderol dengan harga cukup mahal. Berikut jenis-jenis boneka tradisional Jepang yang jadi rekomendasi. Ichimatsu Boneka ini berbentuk anak kecil, laki-kaki atau perempuan. Matanya berkilau karena terbuat dari kaca, dengan kulit yang dicat menyerupai warna kulit manusia. Boneka tradisional ini mengenakan pakaian kimono dengan gaya rambut khas anak-anak Jepang, mata sipit, hidung kecil, dan mulut yang mungil. Boneka ini bisa dimainkan dan bisa dijadikan suvenir. Di Jepang, boneka ini bisa dibeli di pasar loak atau toko kecil di area Kawagoe. Di Indonesia, Tokopedia menjual boneka ini dengan harga Rp Hina Ningyo Boneka ini termasuk populer dan banyak disukai karena terdiri dari beberapa susun, menyerupai manusia dan perabotnya. Bagi keluarga yang memiliki anak perempuan, wajib untuk memasang satu set boneka Hina Ningnyo. Satu set boneka tediri dari kaisar, permaisuri, dayang, dan pemusik, menggambarkan prosesi upacara perkawinan tradisional di Jepang. Boneka ini dijual seharga Rp di Amazon. Karakuri Karakuri adalah boneka setengah robot era Edo. Boneka ini bisa menyajikan teh, memanah, dan menari. Ada tiga jenis karakter berbeda dalam boneka ini, yaitu Butai Karakuri Karakuri pentas, Zashiki Karakuri karakuri alas duduk, dan Dashi Karakuri. Yang kedua adalah yang paling terkenal, yaitu Zashiki Karakuri yang bisa menjalankan tugas rumahan seperti menyajikan teh pada tamu dan membawa cangkir kosong kembali setelah sang tamu selesai minum. Boneka ini dijual di Amazon dengan harga Rp Gosho Ningyo Gosho Ningyo adalah sekumpulan boneka lucu menyerupai bayi yang menggemaskan. Boneka gendut ini cocok sebagai hadiah, dengan hiasan meriah yang kontras dengan kulit boneka. Boneka ini awalnya adalah hadiah yang diberikan kaisar untuk tamunya, sebelum banyak orang meniru untuk membuatnya. Gosho Ningyo kini menjadi hadiah yang umum di seluruh Jepang. Anda bisa mendapatkan boneka ini seharga Rp di Amazon. Daruma atau Dharma Boneka Daruma atau Dharma adalah boneka pendeta Bodhidharma dengan bentuk seperti bola dengan badan berwarna merah, kuning, hijau, dan putih dengan wajah putih polos tanpa mata. Boneka yang punya kumis ini dipercaya sebagai jimat keberuntungan untuk membantu meraih cita-cita. Versi perempuan dari boneka ini adalah Ehime Daruma atau Putri Daruma. Di Jepang boneka ini dijual dengan harga bervariasi, mulai dari Rp hingga Rp Teru Teru Bozu Boneka ini terkenal di Jepang sebagai boneka penangkal hujan. Terbuat dari kertas atau kain putih, digantung di tepi jendela dengan menggunakan benang. Boneka ini bentuknya mirip seperti boneka hantu yang dibuat saat Halloween. Teru Teru Bozu dipercaya bisa mendatangkan cuaca yang cerah. Dapatkan boneka ini di Ali Express dengan harga Rp Ningyo Ningyo memiliki arti figur manusia, biasanya berbentuk anak-anak atau bayi, pejabat kekaisaran, prajurit, pahlawan, karakter dalam dongeng, dewa, setan, atau masayarakat sehari-hari. Boneka ini termasuk salah satu yang tertua, sudah dibuat sejak tahun 1000 di Jepang dan dimainkan oleh ibu beserta anak perempuannya. Boneka ini bisa dibeli seharga Rp di situs eBay. Kokeshi Boneka tradisional Jepang ini sudah ada sejak 150 tahun yang lalu. Boneka ini termasuk cinderamata yang khas dari negara Jepang. Bentuk badannya silinder, kepala bulat, tanpa kaki dan tangan. Boneka modern disebut Shingata Kokeshi sedangkan yang tradisional disebut Dento Kokeshi. Anda bisa mendapatkan boneka ini di toko suvenir di Jepang dengan harga antara Rp hingga Rp Hakata Ningyo Boneka tradisional ini terbuat dari tanah liat, berasal dari kota Fukuoka. Boneka ini terbuat dari gerabah dan dibentuk menyerupai manusia. Menurut tradisi, boneka ini pertama kali dibuat untuk Kuroda Nagamasa, seorang tuan feodal di Fukuoka saat ia sedang membangun istananya. Di situs eBay, boneka ini dijual dengan harga sekitar Rp hingga Rp Musha Musha adalah boneka prajurit yang gagah dengan pakaian menarik, seperti pakaian yang dikenakan saat zaman perang. Tokoh-tokohnya pun diambil dari cerita sejarah atau dongeng. Boneka ini mirip dengan boneka Hina, hanya saja konstruksinya lebih kompleks. Dengan berbagai aksesoris perang seperti helm dan baju baja. Boneka ini dijual di eBay dengan harga Rp JAKARTA Banyak hal yang menarik yang terjadi pada ajang pencarian bakat Indonesian Idol musim ke-10 ini.. Salah satunya yang terjadi pada audisi Senin (21/10/2019). Berbeda dengan kontenstan sebelumnya, kontestan kali ini adalah sosok boneka tangan bernama Jojo yang dibawa oleh Panji alias Tenggo.. Ketika Jojo dan Tenggo masuk

Sepertinya boneka merupakan salah satu mainan yang sudah tidak asing lagi baik itu di kalangan anak-anak maupun remaja. Bentuknya yang terkadang menggemaskan dan juga unik membuatnya banyak disukai. Salah satu boneka yang memiliki banyak penggemar adalah boneka Japan yang memiliki banyak jenis, dan juga bentuk yang sangat unik. Hal lainnya yang membuat boneka ini memiliki banyak penggemar adalah karena bentuk dari boneka ini juga sangat universal. Sehingga tidak heran jika kemudian banyak penggemar boneka Japan ini berasal dari luar Jepang. Ada beberapa juga bentuk dari boneka ini yang sangat lucu, dan terkadang bisa dijadikan sebagai sebuah pajangan untuk mempercantik tampilan dalam ruangan. Daftar Isi Mengenal Boneka Japan yang Memiliki Ciri Khasnya Tersendiri Sejarah Singkat Kehadiran Boneka Japan Jenis-Jenis yang Ada Terkenal ke Berbagai Dunia Mengenal Boneka Japan yang Memiliki Ciri Khasnya Tersendiri Mungkin bagi penggemar boneka, ataupun bukan boneka jenis ini masih kalah terkenal dari boneka jenis Rusia atau sering disebut sebagai boneka Rusia. Karena memang boneka tersebut lebih banyak disukai, dan sudah ada terlebih dahulu. Hanya saja tidak beberapa lama boneka japan ini muncul, dan memiliki ciri khas yang tidak kalah lucunya. Ciri khas dari boneka Jepang ini bisa dilihat pertama dari bentuknya yang rata-rata berupa figure manusia. Lalu biasanya manusia ini memiliki wajah yang imut, dan juga lucu dengan mata besar dan juga rambut panjang. Namun ada juga bentuk bonekanya yang memiliki wajah seperti manusia namun memiliki wajah yang menyeramkan. Jadi memang bentuk boneka ini didominasi dengan bentuk manusia. Artikel Pilihan Sejarah Singkat Kehadiran Boneka Japan Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya kalau boneka Japan ini memang memiliki banyak sekali jenis, dan salah satu jenis yang akan dibahas sejarahnya adalah Kokeshi. Hal ini dikarenakan boneka ini yang paling terkenal dengan bentuknya yang khas yaitu tanpa tangan dan kaki. Jadi pertamanya boneka ini dibuat sekitar tahun 1600 – 1868. Zaman itu merupakan zaman dari kekaisaran Edo yang dibuat dari kayu. Awalnya boneka ini banyak terletak di wilayah Tohoku, dan tepatnya di Shinchi Shuraku. Diperkirakan inspirasi pertama dari pembuatan boneka ini adalah iklim di Tohoku. Jadi saat musim dingin pengrajin kayu tidak bisa melakukan pekerjaannya, tapi tetap saja pengrajin membutuhkan uang. Karena itulah dibuat bentuk yang sederhana. Jenis-Jenis yang Ada Boneka Jepang ini memang memiliki beragam jenis yang semuanya sangat lucu. Karena banyaknya bentuk ini, maka penggemar boneka bisa memilih dengan bebas bentuk bonek seperti apa yang diinginkannya. Ada yang terbuat dari kain, ada juga yang terbuat dari kayu. Tentunya semuanya ini sangat lucu dan bisa dijadikan sebagai mainan ataupun hiasan. 1. Musha Ningyou Boneka yang pertama adalah boneka tertua di Jepang dan kabarnya di dunia. Karena boneka ini sudah ada sejak tahun 1000 masehi. Awalnya boneka ini dipakai untuk mainan bagi anak-anak. Bentuknya yang lucu seperti bayi, anak perempuan, bahkan ada juga yang berbentuk setan. Jadi tidak heran jika akhirnya banyak yang menyukai mainan ini karena bentuknya sangat beragam. 2. Daruma Ningyou Bentuk boneka ini sudah tidak asing lagi bagi penggemar acara benteng takeshi, karena memang sering ditampilkan. Seringnya boneka ini dijadikan sebagai hiasan karena memang bentuknya yang bagus. Hanya saja di Jepang, boneka ini juga kadang dijadikan sebagai jimat yang kabarnya bisa membantu mewujudkan cita-cita atau bisa disebut juga sebagai keberuntungan. 3. Ichimatsu Ningyou Kalau untuk boneka yang satu ini bisa dibilang memiliki bentuk yang bagi beberapa orang lucu, namun tidak jarang juga bagi beberapa orang lainnya menyeramkan. Karena memang bentuknya yang seperti manusia tepatnya anak perempuan dengan mata yang besar dan kulitnya yang seputih porselen. Terkadang banyak yang tidak nyaman jika melihat wajah boneka ini. 4. Hakata Ningyou Bentuk boneka ini sangat spesifik yakni perempuan muda dengan balutan pakaian khas Jepang yakni kimono. Bahan baku utama dari pembuatan boneka ini adalah tanah liat, bahkan untuk cat nya juga menggunakan tanah liat. Menurut sejarah boneka ini dibuat oleh seseorang bernama Kuroda Nagamasa dan beliau merupakan pemimpin dari Hakata pada saat itu. 5. Gosho Ningyo Boneka ini memiliki bentuk yang sangat lucu yakni seperti anak bayi gendut dengan wajahnya yang menggemaskan. Pakaian yang digunakan oleh boneka ini sangat juga sangat lucu, jadi cocok jika boneka ini dijadikan sebagai sebuah pajangan. Bahkan karena bentuknya yang lucu boneka ini juga dulunya digunakan sebagai hadiah untuk para tamu kaisar zaman dulu. 6. Hina Ningyou Sama seperti boneka yang lainnya, boneka ini juga tidak kalah legendarisnya dengan beberapa boneka sebelumnya. Karena menurut sejarah boneka ini sudah ada dari abad ke-18. Awalnya boneka ini dibuat sangat sederhana hanya dari rumput ataupun kertas aja. Biasanya boneka ini sering digunakan pada festival boneka di Jepang yang diperingati tanggal 3 Maret. 7. Teru Teru Bozu Kebanyakan boneka ini sering ditemukan di Drama Jepang yang digunakan oleh pemainnya untuk diletakkan di jendela rumah. Hal ini karena boneka teru ini sering dianggap bisa membawa keberuntungan berupa yang cerah. Sehingga saat hujan datang, saat seseorang menggantung boneka ini maka hujan akan segera berhenti dan cuaca menjadi cerah. 8. Kokeshi Masih berupa boneka klasik, kali ini ada boneka yang tadi dibahas sejarah singkatnya yakni Kokeshi. Sudah ada sejak 150 tahun yang lalu dan memiliki bentuk unik. Karena memang bentuk dari boneka ini tanpa tangan ataupun kaki. Selain itu ukuran dari boneka ini juga beragam, sehingga cocok untuk dijadikan sebagai hiasan. 9. Musha Tampilan dari boneka ini jauh lebih rumit dibandingkan beberapa boneka yang sebelumnya. Karena tampilannya yang rumit, sehingga menghasilkan kesan yang mewah dari boneka ini. Apalagi memang pakaian yang digunakan oleh boneka ini juga sangat mewah yakni pakaian kekaisaran. Jadi kalau ingin menjadikan boneka ini sebagai pajangan merupakan langkah yang sangat tepat. 10. Karakuri Bisa dikatakan bahwa boneka Japan ini merupakan robot klasik dari Jepang yang sudah ada dari abad ke-18. Memang tahun pembuatan boneka ini sangat tua, namun ternyata robot klasik ini sudah bisa melakukan beberapa hal. Ada tiga jenis yang dimiliki oleh boneka ini yakni Butai Karakuri, Dashi Karakuri, dan Zashiki Karakuri. Terkenal ke Berbagai Dunia Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya bahwa boneka Japan ini mulai terkenal ke seluruh dunia, dan bahkan ke Indonesia. Di Indonesia sendiri boneka ini sudah ada sejak tahun 90-an saat Jepang menjajah Indonesia. Saat Jepang tinggal di Indonesia, Jepang membawa pengaruhnya salah satunya adalah boneka ini. Bentuknya yang lucu menjadi alasan valid mengapa boneka-boneka Jepang ini bisa digemari oleh seluruh masyarakat di dunia. Bahkan untuk boneka Kokeshi sendiri sudah menyebar ke seluruh dunia, dan sudah menjadi oleh-oleh khas Jepang yang mendunia. Itulah tadi pembahasan tentang boneka Japan dari mulai sejarahnya yang ternyata sangat unik, sampai jenis yang dimiliki oleh boneka ini. Jadi sekarang tidak heran jika kemudian boneka ini menjadi boneka favorit dikalangan masyarakat. Baca juga Serunya Bermain Game Jepang untuk Berbagai Platform

OsamuDazai diyakini sebagai penulis fiksi terbaik di Jepang modern pada abad kedua puluh. Karya-karyanya mendapat sambutan positif di Jepang, karena dianggap sebagai pionir penulisan fiksi pada masa itu. Namun, di balik bakat Dazai yang luar biasa ini, ia terus-menerus dibayangi oleh peristiwa tragis yang terus berulang dalam hidupnya.
- Kamu pasti sudah tidak asing dengan boneka Daruma. Daruma adalah boneka yang diyakini sebagai pembawa keberuntungan di Jepang. Secara tradisional, warna Daruma dominan merah dan bentuk tradisionalnya terinspirasi dari seorang biarawan Budha, Bodhidharma yang mendirikan ajaran Zen. Diperkirakan, Bodhidharma hidup pada abad ke-5 hingga ke-6 Masehi. Menurut legenda, Bodhidharma bermeditasi selama 9 tahun dengan mata terbuka dan menatap dinding terus menerus. Keteguhannya untuk mencapai pencerahan sangat kuat, sampai-sampai kaki, tangan, dan tubuhnya merosot dan menghilang/lumpuh. Inilah mengapa bentuk Daruma juga bundar, tanpa tangan maupun kaki. Namun, semangatnya yang tak gentar tetap ada. Warna Daruma kebanyakan adalah merah, karena Bodhidharma diyakini mengenakan jubah berwarna merah. Serta warna merah sendiri merupakan warna yang melambangkan energi dan kesehatan yang baik dalam budaya Asia. Dari namanya, Daruma berarti ketekunan atau keteguhan. Dikutip TribunTravel dari laman boneka Daruma merupakan pengingat konstan tentang yang orang Jepang sebut semangat 'ganbaru.' Yakni, ketika kamu terus berjuang terus apa pun yang terjadi. Seperti peribahasa Jepang, 'Nanakorobi yaoki' yang kurang lebih berarti 'jatuh tujuh kali, bangkit delapan kali' untuk menggambarkan semangat pantang menyerah.
Tangandan Kaki: Kaki tidak ada hubungannya dengan kaki asli. boneka seks memungkinkan Anda untuk memuaskan boneka silikon Anda tanpa melibatkan orang lain atau membuat pengalaman menjadi sulit. Kita semua memiliki fantasi yang berbeda, apakah fantasi Anda adalah wanita berpantat besar, model berdada rata, atau wanita Jepang dengan tradisi
-Kamu pasti sudah tidak asing denganboneka Daruma. Daruma adalah boneka yang diyakini sebagai pembawa keberuntungan di Jepang. Secara tradisional, warna Daruma dominan merah dan bentuk tradisionalnya terinspirasi dari seorang biarawan Budha, Bodhidharma yang mendirikan ajaran Zen. Diperkirakan, Bodhidharma hidup pada abad ke-5 hingga ke-6 Masehi. TONTON JUGA Menurut legenda, Bodhidharma bermeditasi selama sembilan tahun dengan mata terbuka dan menatap dinding terus menerus. Keteguhannya untuk mencapai pencerahan sangat kuat, sampai-sampai kaki, tangan, dan tubuhnya merosot dan menghilang/lumpuh. Inilah mengapa bentuk Daruma juga bundar, tanpa tangan maupun kaki. Namun, semangatnya yang tak gentar tetap ada. Warna Daruma kebanyakan adalah merah, karena Bodhidharma diyakini mengenakan jubah berwarna merah. Serta warna merah sendiri merupakan warna yang melambangkan energi dan kesehatan yang baik dalam budaya Asia. Dari namanya, Daruma berarti ketekunan atau keteguhan. Dikutip TribunTravel dari laman boneka Daruma merupakan pengingat konstan tentang yang orang Jepang sebut semangat 'ganbaru.' Yakni, ketika kamu terus berjuang terus apa pun yang terjadi. Seperti peribahasa Jepang, 'Nanakorobi yaoki' yang kurang lebih berarti 'jatuh tujuh kali, bangkit delapan kali' untuk menggambarkan semangat pantang menyerah. Itulah mengapa ekspresi Daruma dengan mata yang menatap lurus ke depan dan tekad yang kuat. Selain itu, alis mata Daruma berbentuk seperti burung bangau dan kumis atau jambangnya terlihat mirip cangkang kura-kura. Alasannya, burung bangau dan kura-kura merepresentasikan umur panjang. Yakni, burung bangau diyakini bisa mencapai usia tahun dan tahun untuk cangkang kura-kura. Angka ini bisa mencakup masa hidup beberapa generasi manusia. Setiap boneka Daruma dilukis tangan sehingga tidak ada Daruma yang memiliki desain yang sama persis. Sebenarnya, boneka Daruma juga dibuat dengan warna lain, seperti pink, hijau, atau biru. Setiap warna diyakini membawa keberuntungan yang berbeda-beda. Sehingga, orang harus memilih warna Daruma agar mendapat keberuntungan sesuai kepentingan. Daruma terbuat dari washi, kertas buatan tangan tradisional yang dibuat hanya pada musim dingin. Sebab, air bersuhu dingin sangat penting untuk membuat kertas yang lebih alami dengan sedikit atau tanpa bahan kimia. Boneka Daruma memiliki bagian tengah yang berongga untuk membantu menjaganya tetap tegak dan bangkit kembali ketika terdorong dan jatuh. Dan tentu saja, ekspresinya yang tegas untuk mewakili konsentrasi penuh untuk mencapai tujuan. &;Fakta Unik Daijoubu, Kata yang Sering Diucapkan Orang Jepang &;Fakta Unik Okunoshima, Bekas Pangkalan Militer Rahasia Jepang yang Kini Dihuni Ratusan Kelinci &;5 Etika yang Perlu Diperhatikan Wisatawan di Jepang, Jangan Angkat Telepon saat di Kereta &; Bunga Tulip di Jepang Terpaksa Dipotong Karena Turis Masih Nekat Berdatangan &;7 Kuliner untuk Menu Sarapan Orang Jepang, Natto hingga Oyakodon A. Tiara
BadanCh 1 kali (chain/rantai ini akan kita hitung sebagai 2 lubang, yaitu sisi depan dan belakang rantai) Lingk12: ambil kaki pertama, pastikan posisi kedua kaki berada pada posisi pas, lanjutkan sc berkeliling pada setiap lubang kaki pertama, sc pada satu sisi chain tambahan, sc berkeliling pada setiap lubang kaki kedua, sc pada sisi depan chain tambahan. Boneka Kokeshi adalah boneka tradisional Jepang yang terbuat dari bahan dasar kayu dengan bentuk panjang di bagian badan dan bulat di bagian kepala tanpa tangan dan kaki. Kokeshi mempunyai tinggi sekitar 18cm dengan lebar sekitar 6cm. Pada umumnya Boneka Kokeshi hanya mempunyai dua warna saja, yaitu hitam dan merah atau hitam dan kuning. Namun, seiring berjalannya waktu boneka ini mempunyai warna yang lebih bervariasi yang bertujuan untuk menarik turis untuk membeli Boneka Kokeshi sebagai cinderamata. Gambar pada wajah Boneka Kokeshi sebetulnya sederhana, hanya ada dua garis untuk menggambarkan mata dan satu garis di bawah mata untuk menggambarkan mulut. Boneka Kokeshi dapat dibilang tidak mempunyai ekspresi wajah, tapi untuk saat ini sudah banyak boneka Kokeshi yang digambar dengan lebih ekspresif dan harfiah Kokeshi berarti berarti boneka kayu atau boneka kecil. “Ko” berarti kecil atau anak kecil dan “keshi” berarti boneka. Namun ada arti lain dari Kokeshi itu sendiri yang agak kelam, Kokeshi dipercaya berasal dari kata “kesu” yang bermakna “hapus/menghapus”, jika digabungkan kata”ko” yang berarti anak kecil, maka dapat diartikan sebagai menghapus anak. Ini dianggap berkaitkan dengan pembunuhan bayi yang terjadi di beberapa wilayah miskin pada zaman Edo. Terlepas dari hal itu, Kokeshi juga dapat berarti diberkahi seorang anak. Bagian kepala Kokeshi, terdapat pola berbentuk “mizuhiki” yang dilukis sebagai simbol hadiah. Kokeshi dianggap sebagai bentuk hadiah agar sang anak tumbuh menjadi anak yang sehat. Kokeshi berasal dari wilayah Tohoku, orang-orang yang berkunjung ke Onsen banyak yang membeli boneka ini sebagai oleh-oleh dengan harga sekitar 500 JPY. Tapi untuk Kokeshi yang dibuat oleh seniman professional harganya lebih mahal daripada harga Kokeshi mulai dikenal di Jepang sejak zaman Edo, sekitar tahun 1867-1603. Pada tahun 1940-an, setelah Perang Dunia II, kokeshi mulai dibuat sebagai cinderamata. Kokeshi dibuat oleh para perajin dari Tohoku yang terkenal akan pemandian air panasnya. Pada saat itu para perajin lebih banyak membuat peralatan rumah tangga dari kayu, namun banyaknya turis yang berkunjung ke permandian air panas Tohoku, menimbulkan ide untuk membuat boneka khas untuk oleh-oleh terutama untuk anak-anak. Dari situlah para perajin mulai membuat Boneka Kokeshi yang terbuat dari kayu. Jika kamu lihat secara saksama Boneka Kokeshi mungkin tampak mirip, tapi setiap boneka memiliki bentuk, gambar lukisan, dan wajah berbeda. Boneka Kokeshi tradisional dan modern menggunakan warna dan pahatan yang berbeda dan bagian bawah setiap boneka kokeshi ditanda tangani atau dicap oleh pembuatnya sebagai tanda bahwa mereka yang kamu ke Tohoku, boneka Kokeshi dan mainan yang terbuat dari kayu sangat populer, ini dapat dilihat dari banyaknya tempat workshop dan perajin Boneka Kokeshi. Kamu juga bisa mendapatkan info mengenai produksi, sejarah dan jenis-jenis boneka Kokeshi. Di Stasiun JR Shiroishi-Zao Miyagi terdapat museum kecil produk kerajinan tangan. Museum ini gratis, tempat ini digunakan sebagai tempat produksi mie umen dan boneka kokeshi. Di Isetan Shinjuku kamu juga dapat membeli koleksi Kokeshi original karya Takashi Kamada yang hanya dapat dibeli memilih Tohoku sebagai destinasi wisata selanjutnya di Jepang? IKOIKO JAPAN! dapat membantu kamu untuk reservasi akomodasi, transportasi serta guide lokal di sana loh. Langsung saja hubungi kami via email atau DM Official Instagram kami. . 297 199 16 0 82 116 279 188

boneka jepang tanpa tangan dan kaki