Berikut penjelasan tentang kedua jenis pompa tersebut: 1. Pompa Portable. Pompa portable adalah jenis pompa yang dapat dipindahkan atau digerakkan sesuai kebutuhan. Pompa ini biasanya diletakkan di atas kendaraan pemadam kebakaran, sehingga mudah dibawa ke lokasi kebakaran. Pompa ini sangat ideal untuk digunakan pada area yang sulit dijangkau

Berikut adalah standar SNI untuk pemasangan instalasi hydrant. SNI 03-1735-2000 : tata cara perencanaan akses bangunan dan akses lingkungan untuk pencegahan bahaya kebakaran pada bangunan gedung. Standar ini dibuat sebagai acuan yang diperlukan pada proses perencanaan jalan lingkungan serta akses ke bangunan gedung.
Air tersebut akan keluar untuk memadamkan api lewat set pompa kebakaran, misalnya pompa hydrant. Pompa tersebut akan menyedot air dalam tekanan tinggi. Air akan disalurkan oleh pompa lewat pipa-pipa yang terpasang di atas plafon atau tembok. Air tersebut akan mengalir sampai dengan jangkauan paling jauhnya.
Kemudian ada pula komponen lainnya seperti pompa hydrant, pillar, dan aksesoris lainnya. Keseluruhan komponen ini dibangun dan dapat memproteksi kebakaran gedung selama 30 menit. Namun, bila air persediaan pada reservoir habis, jangan khawatir.
Baca juga: Mengenal Varian Pompa Grundfos dan Spesifikasinya. Cara Kerja Jockey Pump Grundfos. Dalam sistem hydrant dan sprinkler, pompa diesel dan pompa elektrik berfungsi mengalirkan air dari reservoir menuju ujung pipa. Ketika air sudah berada dalam sistem dan hendak dikeluarkan, jockey pump bekerja mengatur jumlah tekanan air yang
. 491 384 152 193 27 497 362 392

cara kerja pompa hydrant